Cocok untuk Diet Agar Cepat Kurus, Ini 7 Makanan Pembakar Lemak

Namun jangan khawatir, sebab ada berbagai cara untuk menjaga berat badan tetap ideal. Salah satu caranya dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan pembakar lemak. 


Menjaga berat badan ideal dengan mengkonsumsi makanan seimbang adalah hal penting untuk kesehatan tubuh. Sebab, berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko terkena penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan berbagai jenis kanker.

Terlebih, jika berat badan berlebih karena menimbun lemak dalam tubuh. Meski lemak dalam tubuh berfungsi sebagai sumber energi cadangan, lemak berlebih juga membuat berat badan menjadi tidak ideal dan membuat rasa percaya diri berkurang.

Namun jangan khawatir, sebab ada berbagai cara untuk menjaga berat badan tetap ideal. Salah satu caranya dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan pembakar lemak. 

Pada dasarnya, makanan pembakar lemak memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan metabolisme dan dapat membantu menghilangkan tumpukan lemak di tubuh. 

Lalu, apa saja makanan pembakar lemak yang baik untuk dikonsumsi sehari-hari? 

Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa makanan yang dapat membantu membakar lemak dan menurunkan berat badan.

1. Ikan berlemak

Ikan seperti salmon, sarden, dan makarel mengandung omega-3 yang dapat menurunkan peradangan tubuh dan risiko penyakit jantung. Ikan-ikan tersebut juga mengandung asam lemak yang naik untuk kesehatan tubuh. 

Ikan merupakan sumber protein berkualitas tinggi, sehingga dapat meningkatkan rasa kenyang lebih lama. Untuk membakar lemak, disarankan mengonsumsi setidaknya 100 gram ikan tinggi omega-3 setiap dua kali dalam seminggu. 

2. Ubi

Ubi memiliki kandungan karbohidrat kompleks yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama serta membantu mengatasi bloating. Namun, ketika memasak ubi untuk diet, lebih baik dilakukan dengan cara merebus atau mengukus.

Proses merebus atau mengukus ubi akan mempertahankan lebih banyak nutrisi dibandingkan proses penggorengan ubi. Menurut penelitian, proses penggorengan dapat mengurangi kandungan nutrisi dalam makanan.

3. Oat

Oat dapat membantu menurunkan berat badan karena mengandung serat dan protein yang dapat membuat rasa kenyang lebih lama. Selain itu, oat juga mengandung lemak baik dan merupakan sumber karbohidrat glikemik rendah.

Konsumi oat dapat memberikan energi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas sepanjang hari. 

4. Telur

Selain ikan, telur juga merupakan protein berkualitas tinggi yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh sekitar 20 sampai 30 persen selama beberapa jam setelah dikonsumsi. Tak hanya protein, telur juga mengandung kolin yang merupakan nutrisi pembakar lemak utama yang bertanggung jawab untuk penyimpanan lemak telur. 

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi telur secara rutin dapat mengurangi rasa lapar dan membantu proses pembakaran lemak.

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan termasuk dalam makanan pembakar lemak di perut yang baik dikonsumsi sehari-hari. Kandungan serat, protein, vitamin, mineral, dan lemak baik dalam kacang dapat membantu menurunkan berat badan.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa kacang-kacangan adalah makanan pembakar lemak, selama tidak berlebihan. Beberapa jenis kacang-kacangan yang baik untuk dikonsumsi yaitu kacang kenari, kacang almond, dan kacang polong.

6. Cokelat Hitam

Cokelat hitam memiliki manfaat sebagai salah satu makanan pembakar lemak dan dapat dikonsumsi saat diet. Pasalnya, cokelat hitam kaya akan antioksidan seperti polifenol yang dapat menurunkan tekanan darah, mengontrol kadar gula dan mengurangi nafsu makan.

Selain itu, cokelat hitam juga mengandung asam lemak tak jenuh tunggal atau MUFA yang dapat membantu meningkatkan metabolisme guna membakar kalori dalam tubuh. 

7. Dada Ayam

Dada ayam merupakan pilihan yang baik untuk membakar lemak karena rendah lemak dan tinggi protein. Dada ayam mengandung sekitar 20 persen lemak dan 80 persen protein, sehingga cocok untuk menu diet harian.

Selain itu, dada ayam juga mengandung nutrisi penting seperti vitamin B12, triptofan, kolin, seng, besi, dan tembaga. Dada ayam juga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan menjaga massa otot. 

Namun, perlu diingat bahwa cara pengolahan dada ayam juga harus diperhatikan, sebaiknya direbus atau dipanggang dengan tambahan bumbu yang minimalis untuk menjaga rendahnya kalori